Translate

Selasa, 21 Mei 2013

Waiting For You

Author : Echa (@Echatiwi3_)
Genre  : Romance, relationship
Cast    : - Cho Han Woon
             - Kim Jong Ma
             - Kim Jong Woon a.k.a Yesung
             - Choi Siwon 

 

              Waktu berlalu begitu cepat. Hingga tak kusadari, bahwa inilah saat-saat terakhir aku bersamanya. Cho Han Woon, itulah namaku. Aku adalah pewaris tunggal dari pengusaha terkenal di negeri Ginseng. Choi Siwon, dia adalah sahabatku dari kecil. Keluargaku dengan keluarga Siwon sangat dekat, boleh dibilang seperti saudara. Karena nae appa adalah sahabat appa nya Siwon. Dan appa nya Siwon adalah seorang dosen disalah satu Universitas ternama di Seoul.

              Kini, aku masih duduk dibangku SMA, lebih tepatnya kelas XI. Dan anehnya lagi, semenjak TK hingga SMA, aku dan Siwon selalu satu sekolah meski berbeda kelas.
''Han Woon~ssi'' panggil Siwon.
''Ne'' jawabku.
''Bisakah nanti sore kau menemaniku datang ke pestanya Yesung~ssi?'' Siwon pun menanyaiku dengan sangat serius.
''Mianhae, sepertinya aku tak bisa. Aku sudah ada janji dengan Kyuhyun~ssi'' jawabku.
''Anio gwenchana'' lalu Siwon pun pergi meninggalkanku.

Keesokan harinya ....

''Han Woon~ssi'' panggil nae eomma dari luar kamar.
''Ne, eomma'' aku pun bergegas untuk membuka pintu kamarku.
''Ada Siwon~ssi diluar, temuilah'' eomma pun lalu pergi meninggalkan kamarku dan akupun segera menuju keruang tamu untuk menemui Siwon.
''Siwon~ssi'' panggilku.
''Ne'' dia menjawab sambil tersenyum kepadaku.
''Tumben kau main kerumahku?'' ledekku.
''Aiisshh, bukannya aku sering berkunjung kerumahmu?'' sahutnya.
''Kuraeyo?'' Akupun meledeknya lagi.
''Ne. Han Woon~ssi, sibukkah kau hari ini?'' tanyanya.
''Anni, wae?'' tanyaku.
''Maukah kau menemaniku jalan-jalan?'' pintanya.
''Dengan senang hati'' lalu aku pun bergegas menuju kekamar untuk berganti pakaian.

10 menit kemudian ...

''Beautiful'' ujar Siwon saat dia melihatku.
''Gamsahamnida, Siwon~ssi'' akupun tersipu malu.
              Setelah itu, aku dan Siwon berpamitan dengan kedua orang tuaku dan segera berangkat menuju ke lokasi. Sesampainya disana, sebelum aku turun dari mobil, mataku ditutup oleh sebuah kain dan aku pun digandeng hingga sampai dilokasi yang dimaksudkan.
''Bukalah'' tiba-tiba saja Siwon memintaku untuk melepaskan kain penutup tadi.
''OMO!!!'' akupun agak tak percaya jika ternyata didepan mataku telah berdiri Yesung dan Jong Ma.
''Waeyo?'' Yesung pun menatapku dengan tatapan sangat tajam.
''Kenapa kalian berdua bisa ada disini?'' tanyaku yang masih setengah syok.
''Yesung~ssi yang meminta Siwon~ssi agar kau diajak kesini'' ujar Jong Ma.
''Mwoya?? Jadi kau telah merencanakan semua ini dengan mereka?'' aku pun menatap Siwon dengan sangat kecewa.
''Aku tak bermaksud seperti itu, Han Woon~ssi'' Siwon pun mencoba untuk meyakinkanku.
''Lalu?'' tanyaku.
''Kau tak perlu salah paham dengannya. Ini semua salahku. Akulah yang memaksanya agar kau dipertemukan denganku'' ujar Yesung.
''Dan apakah kau tau?'' tambah Jong Ma.
''Mwoya?'' sahutku.
''Ada sesuatu yang ingin dibicarakan oleh Yesung~ssi'' ujar Jong Ma.
''Ikutlah'' Yesung pun menggandengku pergi meninggalkan Jong Ma dan Siwon.
''Apa yang ingin kau bicarakan?'' tanyaku.
''Aku hanya ingin tau alasanmu, kenapa kau tak datang ke pestaku?'' Yesung pun menanyai Han Woon dengan tatapan sangat menyeramkan.
''Hanya itu?'' tanyaku.
''Anni, masih ada yang lain. Jawablah!!!'' Yesung pun setengah membentak Han Woon.
''Aku ada janji dengan Kyuhyun~ssi'' jawabku dengan sangat singkat.
''Kau lebih mementingkan Kyuhyun~ssi daripada aku?'' Yesung pun mulai geram.
''Apa maksudmu? Kau bukan siapa-siapaku dan aku berhak janjian dengan siapapun, arra?!!!'' aku pun menjawab dengan setengah kesal.
''Ne, aku memang bukan siapa-siapamu. Tapi asal kau tau Han Woon~ssi, aku menyukaimu'' ujar Yesung.
''MWOYA???'' aku pun kembali syok lagi.
''Ne, aku benar-benar menyukaimu. Dan kemarin aku sangat sedih karna kau tak hadir dipestaku. Padahal kemarin adalah pesta perpisahanku'' ujarnya singkat.
''Pesta perpisahan?'' aku pun masih bingung dengan kata-katanya.
''Ne, nanti jam 11 aku akan berangkat ke Amerika''
''Kenapa harus mendadak?'' tanyaku.
''Ne, ada urusan mendadak yang harus diselesaikan secepatnya. Mungkin aku di Amerika selama 2 tahun. Kuharap kau baik-baik saja dan mau menungguku selama 2 tahun. Dan aku berjanji, akan kembali ke Seoul setelah lulus dari SMA'' Yesung pun seketika memelukku.
''Yesung~ssi'' tanpa kusadari aku menitikkan air mata.
''Janganlah menanggis, 2 tahun sangatlah cepat'' Yesung berusaha untuk menghentikkan tangisku, tapi tetap saja air mata ini terus mengalir.
''Tapi, ....'' belum sempat aku selesai bicara, Yesung memintaku untuk tidak melanjutkan kata-kataku.
''Walaupun kita saling berjauhan, kita tetap bisa berkomunikasi. Dan aku meminta agar kau mau mengantarkanku ke Incheon Airport'' pintanya.
''Baiklah'' dan akupun menghapus air mataku agar tak terlihat oleh Jong Ma dan Siwon. Setelah itu, Yesung mengajakku untuk kembali berkumpul dengan Jong Ma dan Siwon.
''Siwon~ssi'' Yesung pun memanggil Siwon.
''Ne, waeyo?'' Siwon pun setengah bingung.
''Aku akan berangkat ke Amerika jam 11 nanti dan kuharap kau mau mengantarkan Han Woon~ssi ke Incheon Airport untuk mengantar kepergianku'' ujar Yesung.
''Tentu. Aku akan menjaganya dengan baik'' jawab Siwon dengan lantang.
            Tanpa terasa jam telah menunjukkan pukul 10.30. Mereka berempat pun langsung bergegas menuju ke Incheon Airport.

 #Incheon Airport
''Baiklah, 5 menit lagi aku akan berangkat'' ujar Yesung sembari menatapku.
''Yesung~ssi, sebenarnya aku tak rela jika kau pergi, tapi ini semua demi kebaikanmu. Baik-baiklah kau disana dan kuharap kau benar-benar menepati janjimu'' Yesung pun kembali memelukku lagi.
''Pasti. Aku akan kembali dan menepati janjiku'' lalu Yesung pun pergi meninggalkan kami bertiga dan masih saja air mata ini tak mau berhenti.
#WeWillWaitKimJongWoon




                Mian, jika bahasa Korea nya author ada yang salah. Dan maaf jika ceritanya nggak nyambung. Don't forget, setelah membaca tinggalkan jejak kalian berupa saran maupun kritikan, baik di blog maupun di twitter author. Gamsahamnida karna telah membaca :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar